news

Cerita saya tentang Sofia Sari Dewi

  
Nama Saya Sofia. Lengkapnya Sofia Sari Dewi. Biasa dipanggil Sofi. Dan lebih dikenal dengan nama Sophie Tobelly ketika saya berkecimpung di dunia musik tahun 2001-2012. Sejak masih di Yogyakarta. 
Umur saya sudah banyak, hihihi, sudah 32 tahun. Tapi gak ada yang percaya sampai lihat KTP saya.well.. Saya lahir di Yogyakarta, 2 November 1983. Memiliki tinggi badan 168cm dan berat badan 50kg. Kekurusan saya sudah nampak sejak masih kecil, bahkan ketika umur 2 tahun saya sampai belum bisa jalan saking kecilnya, padahal gizinya lebih dari cukup lho karena orang tua saya kasih saya yang terbaik sejak baby. Karenanya sejak kecil saya susah beli baju retail, ukurannya pasti kegedean untuk ukuran baju yang available untuk umur saya. sedih deh.. karenanya sejak kecil ya selalu menjahit. Dan jadi kebiasaan menggambar lalu dijahitin ke penjahit langganan keluarga. Nah penjahit itulah yang sekarang juga jadi penjahit saya di workshop. 
Sejak kecil sampai lulus kuliah saya stay di Yogyakarta. Saya bungsu, dari 2 bersaudara. Kakak saya cowok seorang dan sudah menikah. Ketua gank sejak sekolah. Kebayang kan gimana hidup saya dari kecil. Selain ada ortu yang super jagain.. saya punya bodyguard yang sedarah. Mau pacaran sama saya? Harus lulus ujian kakak saya dulu hahaaha 😩 jadilah baru punya pacar pas sudah kuliah 😂
Waktu SMP, ibu memperkenalkan saya pada sebuah taman bacaan di dekat sekolah. Dari sana saya mengenal komik manga. Dan sering sewa karena saya tidak boleh beli komik. Orang tua saya cukup disiplin, saya hanya boleh memikirkan tentang sekolah. Waktu luang di weekdays dihabiskan untuk les atau ekskul. Kalau weekend baru saya boleh baca komik atau diajak ke toko buku. Kadang-kadang ke rumah nenek atau ke kebun binatang. 
Sejak mengenal komik itulah, saya jadi suka menggambar. Tapi jadi kelewat suka. Kalo bosen di kelas, saya sering menggambar di buku pelajaran 😂😂Ya gimana.. dulu, buku-buku yang dipakai bapak/ibu guru saya sudah punya semua jd pasti udah saya baca di rumah. Sampai kelas ya bosen lah.. itu lagi itu lagi. Jadi saya menggambar saja. betul? 🙈🙈 dijewer? iyalah pasti.. hihihi.. 
Waktu duduk di bangku SMP kelas 3. saat itu SLTP N 9 Yogyakarta, saya masuk 3 besar lomba desain seragam manga yang diadakan oleh Tabloid Hoplaa. Sekarang sudah tidak beredar lagi. Senangnya bukan main. Plus saya mulai dapat sahabat pena hihihi.. nah berawal dari sini, saya jadi banyak punya koleksi perangko. Jadilah join ke klub Filateli di Kantor Pos Besar Yogyakarta. 
Lalu waktu saya sekolah di SMU N 11 Yogyakarta, saya juga jadi finalis lomba desain seragam pesta. Kala itu saya diketawain sama peserta lain karena saya memakai judul “Black Lady” yang terinspirasi dari Sailor Moon. Biarin aja diketawain.. yang penting saya masuk final, mereka enggak. uh ka zet el be ge te dah 😩
Udah stop di situ saja. Saya tidak meneruskan lomba lagi kecuali menggambar hanya untuk teman atau sodara yang mau bikin baju. 
Saya mengambil kuliah di Universitas Wangsa Manggala Yogyakarta (Saat ini Universitas Mercu Buana) mengambil Fakultas Psikologi. Kenapa saya pilih di sana? karena hanya di sana lah pada tahun 2001 yang terakreditasi A. Jadi ketika saya tidak lolos UMPTN saya ke sana. 
Sambil kuliah, saya sambil sekolah modelling dan cukup aktif dengan beberapa show. Di waktu yang sama, saya juga aktif di management beberapa band. 2001 saya handle KressKan. 2002-2004 Saya handle Saudjana – Ildico – Relief . 2005-2006 ditambahi My Pet Sally. Dan saya juga aktif membantu Proton Records untuk promo di Yogyakarta bersama Blue Savanna, Salic, Riani Sovanna dan beberapa band lainnya. 
Akhir tahun 2004 saya masuk 10 besar Minggu Pagi Cover Model. Lalu tahun 2005 saya masuk finalis Cover Guest Aneka Yess. 
Tahun 2006 saya lulus kuliah langsung pindah kerja di Jakarta dan mencoba peruntungan dengan menjadi detailer di sebuah perusahaan farmasi Vitabiotics. Sebelum masuk saya harus masuk kelas teori kesehatan dulu selama sebulan baru saya mulai menjalankan tugas saya sebagai detailer. Saya mulai di November 2006 dan selesai di Maret 2007. 
Bulan Mei 2007 saya kembali ke jalur musik sebagai staff promo Radio di Trinity Optima Production. Artis yang saya handle promotionnya pada saat itu adalah Ungu, ST12, Rossa, Sherina Munaf, Naff, New Eta, Syahrini, Anang, Garasi, Truff, Aliva dan Dara Swandana. Saya memiliki banyak teman dari sabang sampai merauke berkat pekerjaan ini dan masih berhubungan sampai sekarang melalui social media. 
Pada April 2010 saya keluar dari TOP. Dan kembali ke Jogja. Sebulan kemudian saya kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Icon Music & Management. Di sana saya membantu mengerjakan promo : Alexandria, Jannu DeGuchi, J-Rocks, Dara Swandana dan Garasi. 
Saya hanya bertahan sampai Desember 2010 di Icon Music dan kembali kepada Sherina Munaf pada 31 Desember 2010. Saya menjadi asisten pribadi Sherina Munaf selama 2 tahun sampai Mei 2012 ketika Sherina Munaf mulai memutuskan untuk kuliah. 
Dengan Sherina Munaf saya banyak mendapat pengalaman dengan mengenal banyak brand seperti Maybelline (saya bisa ikut syuting sampai ke Bangkok dan New York), Kaspersky (bisa ikut syuting di Kuala Lumpur meski tidak berjumpa Jay Chou), juga dengan Natur-E (saya jadi bisa sering ke surabaya dan malang karenanya), juga dengan Clear (jadi bisa kenal Irfan Bachdim dan ambassador Unilever lainnya seperti Tasya dan mengikuti eventnya di Bali), dan masih banyak lagi. 
Lepas dari Sherina Munaf, saya bergabung dengan Temoni, satu group dengan Tembi Rumah Budaya Yogyakarta, untuk kantor di Jakarta. Saya diberi tugas untuk mengenal lebih dekat Ketzia Laurent. Selama 3 bulan di Temoni kemudian saya pindah divisi ke Ncomm, Sebuah EO di Jakarta yang masih satu group juga dengan Temoni dan Tembi Tumah Budaya. 
Dari NComm saya banyak belajar mengenai event dan proses produksi hingga bagaimana menjadi PIC sebuah event corporate. Dan salam perjalanannya saya mendapatkan beasiswa dari kantor untuk sekolah 1 tahun di BUNKA school of fashion. Dan sesudah selesai ujian, saya dipercaya oleh owner dari PT artharakana Indotama (yang membawahi NComm) membuat sebuah lini fashion bernama Swanstwenty tahun 2014. Setahun kemudian lahir lini kedua yaitu Nimonina. 
Selama bergabung dengan swanstwenty ada banyak hal yang saya capai di antaranya:

Mei 2014 : debut fashion show di Handmade Movement – Lotte Avenue

Juni 2015 : Juara III Citilink Designer Challene

Agustus 2015 : 15 Besar Reka Baru Desain Indonesia (dari Menparekraf)

Maret 2016 : Fashion Show di Indonesia Fashion Week
Dan pada perkembangannya pada Oktober 2016 saya memutuskan untuk keluar dari perusahaan dan kembali ke Yogyakarta karena alasan pribadi. Untuk ini saya tidak menyesal karena selama saya handle saya sudah bisa mencapai beberapa target swanstwenty terutama tentang branding. 
Saya berhasil mengajak Bachdim Family untuk bekerjasama. Juga dengan banyak lifestyle blogger dan fashion blogger lainnya seperti Leonita Julian dan Theresia Juanita.
Untuk selanjutnya, saya berterima kasih kepada seluruh teman-teman saya atas semua dukungannya. Per 1 Januari 2016, brand SofiaDewi.Co sudah resmi dirilis. Untuk Lininya sendiri saya membaginya menjadi 3 yaitu : ready to wear, made to order dan uniform. 
Kutubaru adalah signature style saya sejak memulai debut. Saya memiliki cutting dan style sendiri dalam mengusung baju tradisional Yogyakarta ini. 
Untuk saat ini dan ke depannya, saya akan menjalani profesi sebagai social influencer dan fashion designer sekaligus. 
Pada tahun 2015 saya dipercaya oleh Clozette Indonesia untuk menjadi salah satu fashion ambassador hingga sekarang. 
Saya bersyukur dengan beberapa brand yang sudah mengajak kerja sama saya selama 5 tahun terakhir. Semoga nantinya akan semakin banyak kerja sama dan saya pasti akan banyak belajar dari setiap kerjasama.. mencoba bertanggung jawab dan menyenangkan kedua belah pihak.
Semoga Allah SWT selalu bersama kita semua dalam menjalani hari dan membiarkan semuanya mengalir pasti dan penuh pembelajaran untuk mencapai kematangan baik dalam pekerjaan maupun kepribadian. 
Sedikit cerita dari saya mengenai diri saya sendiri. Sekaligus menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman di Social Media mengenai saya.. Sekian dari saya, Sofia Sari Dewi. 🙂

  

One thought on “Cerita saya tentang Sofia Sari Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *