news

[Restaurant Review] Wisata Kuliner Di Kaki Gunung Lawu : Ndoro Dongker

  

Gunung Lawu
terletak di Jawa Tengah, tepatnya di Karanganyar tak jauh dari kota Solo. Selain ada wisata Candi dan Air Terjun, ada wisata kebun teh, dan salah satunya adalah Ndoro Dongker.

Kata Ndoro terdengar familiar ya? Betul. Kata Ndoro ini adalah sebutan untuk seorang tuan tanah atau yang dipertuankan di daerah Jawa pada jaman dahulu. Untuk sekarang kata Ndoro jarang sekali digunakan. 

Ndoro Dongker sendiri adalah Seseorang berkebangsaan Belanda yang menetap di Kemuning Kaki Gunung Lawu dan mengembangkan perkebunan teh di sana. Dan dengan berjalannya waktu, akhirnya berdirilah Rumah Teh Ndoro Dongker ini.

Sepulang dari Candi Cetho, saya dan teman-teman mampir ke tempat ini. Penuh dengan hiasan atribut imlek karena saya datang ke Ndoro Dongker tepat di hari perayaan imlek, 8 Februari 2016.

Saya pertama lewat saat naik ke Candi Cetho sekitar jam8 pagi melihat ke arah Ndoro Dongker masih sepi. Ketika saya kembali untuk makan siang, WOW! Penuh sesak hihi musti menunggu sebentar dan baru saya dapat kesempatan untuk menikmati Kebun Teh di area belakang. Beruntung kami mendapat meja dengan lokasi yang bagus. 

Yang pertama kami pesan adalah Camomile Tea. Saya sengaja tidak menambahkan gula meskipun disediakan gula pasir. Karena saya ingin menikmati teh aslinya. 

  
 Ada banyak sekali jenis teh yang bisa dinikmati di Ndoro Dongker dengan harga yang relatif terjangkau. Mulai dari 15000 per cangkir atau 25.000-35.000 per pot.

Beberapa jenis teh yang bisa dinikmati disana antara lain teh  kemuning, teh hitam donker, teh aroma Inggris (earl grey, cemomile, lady grey, mint, passion fruit ), teh raja, teh putih, dan teh herbal.

  
 
Seperti tempat nongkrong lainnya, Rumah Teh Ndoro Dongker tidak hanya menyediakan aneka minuman, tetapi juga ada banyak menu makanan mulai dari makan berat seperti nasi goreng, sup iga, iga bakar hingga makanan ringan macam singkong goreng, bitterbalendan sebagainya. Tempat minum teh pun bisa dipilih. Mau di ruangan ruangan terbuka atau di dalam rumah. Tinggal pilih sesuai selera. Karena kemarin sedang hujan jadi saya pilih di indoor.

Kemudian saya tertarik dengan sebuah bungkusan daun pisang besar di ujung koridor. Saya dekati dan ternyata itu adalah Pipes! Sayangnya hanya ada Pipes Kopyor saja, kata Desmon biasanya ada Pipes Pisang! huhu.. tak apa lah next time inshaAllah bisa kembali lagi. Bayar di tempat IDR 15.000. 

Menu lain yang kami pesan adalah : Tahu Dongker (25.000), Timus Dongker (25.000), iga bakar dan ayam bakar. Sayang sekali iga bakarnya alot. Untunglah saya pesan ayam bakar dan itu sedap sekali! empuk! Dan karena kami semua pecinta sambal pedas, kami merasakan sambal di sini kurang greget. 

Ndoro Dongker memiliki banyak spot seru untuk foto di antaranya adalah sebuah panggung kecil dengan konsep taman ini. Ada bangku taman dan seru untuk foto.

   
 
  

Berminat untuk mampir ke Ndoro Dongker ketika kamu sedang ada trip ke Solo? Silakan catat alamatnya:

Jl. Karangpandan-Ngargoyoso, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karang Anyar, Jawa Tengah
Berada di pinggir jalan Solo Raya – Kemuning.
 

Kalau kamu dari arah Solo ke Candi Cetho, maka Ndoro Dongker ada di kanan jalan. Dan sebaliknya, lihat sisi kiri jalan jika kamu dari arah turun gunung. 

Selamat mencoba! 

0 thoughts on “[Restaurant Review] Wisata Kuliner Di Kaki Gunung Lawu : Ndoro Dongker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *