news

Let’s Go GREEN! say no to plastic bag & say yes to re-usable bag! 

  
Hello… 

Beberapa lama tidak menulis… saya tergelitik untuk sharing seputar suka-duka merintis sebuah usaha bagi saya selama seminggu terakhir, sambil sekalian meluruskan dari statement sebuah FB milik salah 1 customer, sebutlah MD… 
well.. Memiliki usaha kreatif dengan demand tinggi membuat seorang pengusaha memiliki dua hal untuk dirasakan sekaligus, yaitu: happy dan worry (ke stress ya), dan itu sudah sepaket pasti ada beriringan. selalu berdemand tinggi? tentu tidak.. namanya usaha ya ada naik-turunnya.. Kebetulan saja saat ini produk yang dibuat sedang hits banget. 
Nah.. Baru-baru ini kan ada himbauan untuk mengurangi penggunaan plastik di supermarket dan minimarket. Masyarakat diharuskan untuk membayar IDR 200 untuk selembar plastik ketika berbelanja tidak membawa tas belanja sendiri. Dalam hal ini, kamu termasuk yang pro atau yang kontra, guys? 
Masih ada beberapa pro dan kontra. Bagi saya pribadi, saya setuju, karena memang saya sudah membawa tas belanja sendiri ketika belanja kain di beberapa pusat perbelanjaan kain di jakarta seperti : pasar baru, pasar majestik, pasar tanah abang maupun thamrin city. Untuk apa seperti itu? karena justru lebih praktis. 1 tas belanja yang besar yang saya bawa bisa saya jinjing atau saya gendong saja. Kalau dengan tas plastik nanti banyak bawaan jadi repot. 
Dan karena memiliki usaha di bidang kreatif, terinspirasi dari sebuah youtube video tentang re-usable bag yang kemudian disebut trolley bag, tim saya membuat sebuah tas yang fungsinya seperti itu dengan bentuk yang lebih firm, kami memperkuatnya dengan membuatnya full dari bahan spunbond 100gsm. 
Shopping Trolley Bag ramah lingkungan ini bisa di pakai berulang kali karena mudah untuk dicuci. Ada 2 bagian alumunium sepanjang 56cm yang berfungsi sebagai bagian penyangga dari tas ketika dipasang ke trolley. Bagian aluminium ini bisa dilepas sehingga memudahkan pencucian. 
Saat ini, harga trolley bag saya bandrol IDR 150.000 dan sudah mendapat 4pcs dengan 4 ukuran berbeda tentu saja karena trolley belanja bentuknya mengecil le depan ya… detail ukurannya adalah sebagai berikut:

50 x 45 x 15 cm

44 x 40 x 15 cm

40’x 37 x 15 cm

36 x 34’x 15 cm
Dengan memasang iklan :

“WELCOME RESELLER…

dapatkan harga khusus untuk pembelian minumal 1 lusin.. 

bs untuk di jual lg loh..”
alhamdulillaah kami mendapatkan banyak respon. Sepertinya Indonesia sudah siap Go Green!!
Nah.. masalah bermula di sini. Ketika saya berada di Yogyakarta dan kakak saya yang mengawasi proses produksi di Cengkareng (workshop kami di Cengkareng. workshop pribadi ya bukan milik orang lain yang diaku-aku alias jadi kami adalah broker) juga sambil meeting kesana kemari dengan beberapa client karena kami tidak hanya mengerjakan ini saja. 
Ngomong-ngomong tentang workshop, apakah kalian termasuk dalam jajaran orang yang bisa menuduh seseorang itu broker hanya karena tidak pernah upload tentang tempat workshopnya? Well, mari kita telaah lagi. Jika kita pergi ke sebuah restoran, apakah kita harus melihat dapurnya dulu baru kita makan? Dapur di sini juga memiliki arti sama dengan workshop dalam hal di balik layar. Tempat produksi yang pastinya kotor, berantakan dan sebaiknya tidak difoto dan diunggah dalam socmed. Well.. saya baru-baru ini dituduh broker/pembohong oleh seseorang karena tidak pernah upload barang dagangan dan workshop place ke facebook. Dimana jika ada pembicaraan baik-baik dan beliau ini ingin survey lokasi, tentu saya akan mempersilakan beliau datang ke workshop untuk melihat. 
Oke.. kita kembali ke bagaimana re-usable bag tadi dibuat. 
Awalnya.. ada banyak stok bahan spunbond di gudang. Jadi niat awal iseng-iseng berhadiah adalah untuk menghabiskan stok tersebut. Sekaligus membuat sesuatu yang berguna bagi orang banyak. Karenanya kami bisa memasang harga murah untuk reseller. Itupun banyak reseller yang menjual sampai kisaran harga 200 – 325rb lho! Iri…? tidak! memang produsen seperti itu adanya, kami sudah memperhitungkan margin awalnya dan sudah pas menjual awal dengan harga satuan IDR 150.000. 
Membuat stok ribuan pcs tentu bukan hal mudah. Karenanya kami membagi pembuatannya dengan beberapa rekan sesama pengusaha industri kreatif salah satunya kawan baik kami di Cikupa (karena tidak banyak customer yang mengetahui kota ini kadang saya menyebutkan kota Serang sebagai patokan) Dan.. ini mengalami missed di bagian QC ketika produk dari Kawan kami ini datang dan ternyata bagian alumunium tidak bisa dilepas, keputusannya tentu harus dirubah dan diperbaiki. 
Melihat di workshop sedang mengerjakan proyek yang lain yang sudah masuk duluan untuk merchandise sebuah perusahaan, memang sudah semestinya kami mengembalikan ke teman kami untuk diperbaiki. 
Beberapa pengiriman yang semula diestimasi hari kamis, sudah pasti pending. Rencana di sabtu-minggu. 

Saya memohon maaf satu-satu melalui WA dan telepon mengenai hal ini dan menyampaikan kepada reseller inshaAllah di jumat-sabtu sudah ready, tetapi untuk mengantisipasi saya meminta bersabar sebagian di senin sebagian di selasa. 
Dari sekian banyak reseller, ada 3 yang saya spesialkan secara komunikasi dikarenakan 1 orang adalah MA-teman baik saya sejak saya bekerja di sebuah label rekaman di Jakarta. 2 orang lagi adalah reseller lain yang tak lain adalah teman baik dari MA tadi. 
Kebetulan.. kondisi ini berlangsung bersamaan dengan meninggalnya salah satu kerabat saya dan saya harus ikut mengurusi. Termasuk tahlilan. Karena posisinya di luar kota dan harus dibawa ke luar negeri, maka agak sedikit ribet dan saya sudah memberikan kontak ke-3 orang tadi ke koko saya untuk ditindak lanjuti. Belum lagi aktivitas off-line saya sebagai social influencer juga mengharuskan saya menghadiri beberapa acara. 
Ada kejadian unik di hari kamis yaitu ketika salah satu dari kedua teman MA tadi yaitu MS, meminta untuk dikirim 8pcs saja dulu dari 11pcs yang beliau pesan dan tidak perlu dibetulkan. OK saya sudah info kepada staff untuk itu, juga sudah memberikan uang ongkir dengan g**ek. 
Dengan kondisi hectic dan ada banyak kiriman (meski ini tidak bisa dijadikan excuse saya tahu, tetapi Anda akan mengalaminya ketika berada di posisi ini), saya sebutkan saja, staff saya salah memberikan beberapa kiriman ke alamat yang sesuai masing-masing driver g**ek. Salah satunya adalah MS, tertukar dengan paket untuk MC di sebuah sekolah di tangsel. 
HP saya hanya saya letakkan di tas dan saya silent. Karena saya sedang dalam perjalanan ke rumah alm kakek. sehingga tidak bisa menjawab message dari MS. Karena dalam pikiran saya ini sudah dihandle staff, tentu kalian mengerti bagaimana sebuah tim membagi tugas 
setelah beberapa lama kemudian saya membuka HP dan menemukan banyak message yang berisi keluhan 🙈🙈 kyaaaa.. !!!!
dicuekin? matiin HP? lalu.. kabur? ya tentu tidak! pertama saya dengarkan dulu cerita dari staff setelah saya membaca keluhan dari MS, terutama di bagian hanya dapat 1pcs padahal pesan 8pcs dan masih dimintai uang oleh kurir padahal sudah saya titipi uang ongkir tapi lupa disampaikan ke driver. ada apa sebenarnya kenapa sampai itu terjadi.. begitu bukan seharusnya…? 
Staff saya ini rajin sekali jadi jarang melakukan kesalahan. Karenanya saya mau dengar kenapa..? Ternyata memang missed dan sudah dicek ke driver g**jek di alamat sekolah MC yang menerima bukan MC karena waktu pengiriman sudah menunjukkan pukul 5pm. Dan sampai hari senin kami belum mengetahui pasti dimana keberadaan 8pcs tas tersebut. Tentunya ada memungkinan barang ini hilang tapi juga bisa ada miskom di sekolah tersebut. Tapi itu urusan nanti, karena yang lebih urgent adalah reseller spesial ini. 
Solusi untuk MS? Saya meminta maaf sebisanya dan menjelaskan yang terjadi. Karenanya terpaksa harus menunggu sampai selasa untuk pasti diantar karena stok dari Cikupa akan datang senin. Jadi selasa bisa saya antar. Sudah pasti MS tidak terima, itu wajar dan saya paham. tetapi sebagai mana keadaan tidak memungkinkan, maka yang saya tawarkan hanyalah : bersedia menunggu sampai selasa (saya akan berikan IDR 10k kompensasi per item) atau uang kembali utuh beserta dengan ongkir tambahan. Saya memberi 2 pilihan terbaik yang bisa saya berikan. 
Alhamdulillah MS setuju dan pada hari selasa saya sudah kirimkan langsung sekalian berkenalan. Orangnya sangat ramah. Bahkan saya dibukakan pintu oleh anak laki-lakinya yang masih kecil. 
Kemudian untuk teman MA yang lain yaitu MD. Missed terjadi ketika setiap hari saya baru benar-benar free membuka HP dan siap untuk fokus bekerja di malam hari. Karena seharian saya mengurus beberapa hal. 
Sabtu malam saya info kalau gudang Cikupa tutup ketika kakak ke sana. Akan dicoba minggu. Hari minggu malam terakhir kali saya membaca info kalau kakak saya sudah berhasil mendapat barangnya. Maksud hati diambil sendiri karena tidak ada pengiriman di weekend dari tempat kawan kami tersebut. Dan kami menghargai sistem mereka dan berusaha menjembatani customer kami dengan mengambilnya sendiri. 
Selanjutnya saya ketiduran dan sudah tidak baca message ketika kakak saya bilang ada hujan deras dan anginnya kencang. Karena kecapekan 2 hari bolak balik jadi rupanya kakak saya menginap di sana. Dan hari senin baru bangun siang hari jam12an baru mengabari saya jam2 atau 3pm untuk info sudah menuju Jakarta. Saya ingatkan untuk langsung ke Pondok Indah dan drop barang milik MD jadi langsung saja lewat tol JORR keluar pondok pinang. Hal ini sudah saya info ke MD sambil saya packing dan bersiap ke Jakarta untuk penerbangan malam jam7. Saya sudah kasih no HP kakak saya ke MD dan sebaliknya.
Siapa yang tahu kalo HP kakak saya mati. Sore sekitar jam5 MD meminta uang kembali. Saya berusaha mencari PC di airport namun saya susah membuka web bank dan susah melakukan internet banking entah kenapa. Padahal biasanya bisa. Terkesan mengada-ada? mmm.. bebas aja.. asumsi masing-masing. 
lalu bagaimana…? kabur enggak mengembalikan uang? tentu tidak! Bukan habbit saya begitu. Saya menghubungi tante saya dan meminta untuk membuka akun saya dari mobile banking apps dan mengirimkan uang sebesar Rp. 2.557.000 untuk refund uang pembelian 20pcs tas & ongkos kirim g**ek. dan saya mengirimkan bukti transfernya sekitar jam5pm WIB dan jam6pm waktu saya. dan meminta maaf atas keterlambatan saya jelaskan teknisnya. Nanti kalo tas sudah sampai di MD baru akan dibayarkan dan saya tidak masalah dengan itu. Toh saya kenal MA kok ya kan.. sesudah itu saya sudah susah sinyal dan lowbatt. 

  
Sampai di Jakarta saya langsung ke workshop dan mendapati paket atas nama MD sudah dipisahkan tapi masih di atas meja. SHOCKED!! 😱😱😱 kok bisaaa.. waktu menunjukkan jam10.30 malam. Mau diantar ke rumah MD, komplek sudah diportal. Fyi, Rumah MD kan di pinang perak, itu komplek di jalan Kartika Utama Pondok Indah. Jadi, jam 22.00-06.00 sudah ditutup. mau menghubungi, HP saya mati-ti-ti-ti karena lowbatt! zzzz.. 
Dan saya ada kendala teknis.. kabel iphone saya karena habis dipakai bareng-bareng dipinjam-pinjam di rumah alm kerabat jd unsupported kalau dicolok ke iphone! Saya yakin sesama pengguna iphone memahami hal ini.. saya tidak mengada-ada.. meski terdengar begitu ya.. Astaughfirullaah ya drama abis kisahnya 🙈 jadilah HP saya gak bisa nyala, saya pinjam charger Kakak yang ada di meja kerja dan mandi. sambil menunggu full akhirnya saya ketiduran sampai pagi. HP mati. 
Pagi harinya, saya bangun lihat jam sudah jam8 langsung mandi tanpa ingat menyalakan HP dulu. Lalu saya sarapan sambil menyalakan HP dan banyaklah message masuk yang isinya sudah banyak orang mencari saya. 
Mulai dari MD yang memaki dengan panjang.. saya baca dan yup saya terima semuanya lalu saya balas. Tentu dengan meminta maaf dan saya tidak menjelaskan lagi kenapa karena memang sedang HOT juga jd saya iyakan saja dan kesimpulannya dia tidak percaya kami membuat tasnya sendiri dan tidak menginginkan tas itu lagi. Saya masih mengulang bertanya untuk make sure dan kesimpulannya : TIDAK, TERIMA KASIH. 
okay no problem. 
kemudian ada message dari MA mencari saya dan dengannya saya jelaskan via voice note. dan bilang intinya barang gak ada, ceritanya saya ceritakan 14menit VN dan uang sudah saya refund dari senin. Dan rencana hari ini cm akan kirim ke MA dan MS aja. ini mau makan baru jalan. 
MA mengatakan, dia tidak bisa melarang MD untuk berkata seperti itu. Dan iya saya bilang tidak apa-apa karena setiap customer bebas mengungkapkan kekesalannya. Tapi ini juga di luar kuasa karena saya sedang tidak di posisi di workshop dan saya pikir semua sudah benar. 
Sampai beberapa orang di label rekaman tempat saya bekerja juga menanyakan apa saya baik2 saja.. sebagai candaan saya bilang “kenapa? denger berita saya dituduh nipu orang ya hihi”
kawan-kawan saya itu bisa jawab “sofia nipu orang? bisa? yang ada sofia ketipu mulu dikerjain orang!” 😂😂😂 paham banget deh teman-teman yang mengenal saya sejak tahun 2007 ini. 
MD sempat mengancam saya untuk tidak menipu MA karena MA dan suami adalah kawan baik dia. Saya menjawab “terima kasih atas sarannya. baik akan saya laksanakan. kebetulan MA dan suami juga sudah saya kenal lama. have a great day” Dan saya baru sadar hari ini bahwa message saya itu tidak pernah MD baca! kenapa… ? hihi.. WA saya sudah diblock, sist! kenapa saya tahu? karena centang 1 doank dan profile picture dia sudah default.. 
Well.. MD, sangat disayangkan ya.. setelah MD membuat status FB dan entah apa itu bunyinya sampai beberapa teman saya yang mengenal MD di FB message saya untuk klarifikasi “betulkah penipu yang dimaksud MD itu kamu?” dan ternyata pas saya cek WA sudah diblock. trus gimana mau komunikasinya? 😅😅 bukan hal yang sehat lho ketika masalah belum titik tetapi jalur komunikasi sudah dipotong. Dan lagi.. justru saya yang kena makian yang sejak kemarin disarankan ngeblock nomor MD tapi saya tidak mau, karena saya percaya segala sesuatu hal yang baik sapat terjadi ke depannya. jadi surprised aja ternyata WA saya sudah diblock 😝😋😁😁 ckckcckk.. 
Dan..selanjutnya, di hari selasa, saya menembus kemacetan Daan Mogot sampai Jl Gajah Mada selama 2 jam untuk mengantarkan tas-tas ini by myself saking spesialnya MA dan MS ini hehe. 
Lalu bagaimana dengan 20pcs pesanan MD yang cancel? Well.. info waiting list dari kakak saya.. dari sebanyak 50pcs yang saya bawa di mobil, 20 pesanan MD sudah langsung bisa dioper ke daan mogot untuk diberikan pada pembeli yang lebih bersabar dan bisa memahami kondisi saya. Dan sisanya 30pcs saya teruskan saya tinggal 10pcs di MA, 10pcs di MS dan 10pcs sample untuk beberapa company dan gym. 

  
Fyi.. saya menjual tas tersebut jauh lebih rendah ke MD karena dia teman baik MA (teman baik saya). Jadi ketika cancel meski saya sedih kehilangan customer dan calon teman, kadang memang ada yang harus dilepaskan, customer di daan mogot mau membelinya di harga full yaitu IDR 150.000. alhamdulillaah ya Allah.. ada pengganti nikmat untuk sesuatu kejadian yang kami coba iklhaskan. 
Perlu diingat bahwa demand yang tinggi akan mendatangkan orderan yang berbanding terbalik dengan testimoni seorang customer yang negatif. karena ada banyak lagi customer yang puas yang bisa memberikan feedback yang bagus termasuk dengan repeat order.
Sore harinya kami sudah menerima feedback untuk pesanan berikutnya. Alhamdulillaah.. ikhlaskan saja.. 🙏🙏😇😇 legowo saja… Allah masih memberikan rejeki yang berlebih ketika kita ikhlas bukan?
Bukan ingin takabur bin pamer bin sok bijak.. tapi dari kekacauan ini saya mendapat banyak pelajaran untuk dipetik, di antaranya:
(1) keikhlasan akan mendatangkan happy ending

>> dalam hal ini kondisi kerabat meninggal dan mendapat cobaan di workshop adalah sesuatu yang harus dibawa kendor alias diikhlaskan, bukan untuk dibuat tegang maksimal dan berakhir tidak baik untuk semua orang maupun diri sendiri.. 
(2) ada yang namanya rejeki dan bukan rejeki, jodoh dan bukan jodoh.. keduanya harus diterima dengan besar hati.

>> dalam hal ini adalah networking dengan new customer. Bukan niatan setiap orang, saya percaya, untuk membuat susah orang lain. Jadi ketika keadaan berlangsung kurang baik dan ada pihak yang tidak bisa menerima, berbesar hatilah.. dia bukan rejeki dan jodoh kamu dalam berniaga. 

>> testimoni yang buruk di social media? itu sudah pasti ada. akan go viral? sudah pasti. berbesar hatilah. tidak ada masalah tanpa solusi.. tidak perlu membuat ending yang dibuat-buat.. let it flow.. hidup berjalan.. kepercayaan akan terbentuk.. 😇
(3) akan ada pelangi sesudah hujan badai. 

>> dalam hal ini, di hari yang sama di malam hari setelah seharian diliputi perasaan negatif karena kejadian buruk ini, saya dikirimi pengganti yang jauh lebih banyak. Di antaranya dari Personal Trainer saya dan sherina yang sudah lama tidak berjumpa. Dan dia memesan sebanyak 50pcs ❤️ Allahu Akbar! Subhanallaah! Alhamdulillaaah.. 
(4) akan ada badai ketika produk kamu booming, bersiaplah dan tetap berjalan. 

>> dalam hal ini, saya menyadari saya mengambil inspirasi dari sebuah video youtube mengenai produk ini. Tetapi saya tidak totally copycat sama persis karena bahan dan pemakaian bahannya pun berbeda. 

>> timingnya pas dengan program no plastic bag dan go green, jadi penjualan trolley bag ini pun go viral. dan demand naik pesat.. sudah pasti akan ada persaingan antar reseller dan mereka akan jadi tidak sabar segera menjual sementara tenaga kita terbatas begitu pula bahan baku nya, jadi, bersiaplah! 
(5) pengalaman seseorang atas suatu hal itu berbeda-beda

>> dalam hal ini adalah tentang tuduhan penipuan/pembohong. ketika orang lain merasa memiliki pengalaman buruk dengan seorang pengusaha, belum tentu juga orang lain itu akan mengalami hal serupa. karena saya pribadi percaya chemistry. dalam berurusan satu sama lain memiliki ikatan chemistry yang bel tentu cocok untuk orang lain. 
Beberapa hal ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk saya pribadi dan tim saya juga. Sempat terpikir untuk tidak menspesialkan customer meskipun teman, tapi tidak bisa, sofia mana bisa. Hanya berharap ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. aamiin.. 

Have a great day 😘😘
   
   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *