news

Wefie sehat dan aman dengan hewan kesayangan

  
Benar-benar prihatin melihat video yang beredar di social media tentang perilaku wefie/selfie dengan hewan yang kurang bertanggung jawab. 

Sudah pada lihat bagaimana seekor anak lumba-lumba harus mati demi memuaskan hasrat selfie/wefie beberapa orang? Juga burung merak yang harus mati karena ketakutan diajak wefie/selfie plus dicabuti bulunya? 😢 kenapa harus begitu…? 

Sedih rasanya…

Saya suka hewan. Karenanya di rumah sejak kecil ada banyak hewan di antaranya kucing, burung, ikan, kambing dan sapi. 3 hewan terakhir tentunya diternakkan. Dan saya gak selalu pegang langsung. Ikan pun saya enggak pegang langsung. 

Enggak kebayang bagaimana anak lumba-lumba kecil lucu tak berdaya itu dipisahkan dari air yang menjadi sumber hidupnya 😭

Semoga kita tidak harus berperilaku khilaf seperti itu. Mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan tulisan ini. Tetapi saya juga bisa merasakan bagaimana menjadi orang yang harus menahan diri untuk tidak perlu berfoto dengan hewan-hewan lucu apabila memang tidak bisa atau tidak di bawah pengawasan pihak yang lebih paham. 

Sebagai contoh ketika ke Taman Safari di Cisarua, kita bisa kok foto dengan anak harimau, singa, orang utan dan burung di bawah pengawasan pihak kebun binatang. Tentunya ada jam-jam tertentu karena memang ada waktu istirahat juga bagi hewan-hewan tersebut.

Kemudian beberapa tahun lalu ketika pergi ke bali dan meluangkan waktu sehari khusus untuk melihat lumba-lumba subuh hari di lautan lepas. Ketika melihat dari kejauhan sekelompok lumba-lumba yang berenang menjauh ketakutan karena dikejar perahu bermesin. Rombongan kami tidak memaksakan untuk mengejarnya. Cukup melihat dari jauh dan putar balik pilih melihat coral saja.

Ada juga ketika pergi ke salah satu taman bermain di Jogja beberapa tahun lalu.. Bukan kebun binatang ya, taman bermain. Ada kelinci hitam putih yang dilepas di sebuah tempat yang bisa bebas diakses. Saya tertarik untuk mendekat mengelusnya. Kaget ketika saya menemukan kelinci tersebut gemetaran dan degup jantungnya kencang sekali. 

Ternyata setelah dilihat-lihat, banyak banget anak-anak kecil di bawah pengawasan orang tua yang sembarangan menarik. Jujur saja.. kalau anak kecil memang pasti tidak tahu bagaimana cara yang baik untuk mengambil kelinci kecuali diajari. Dan sebaiknya bukankah orang tua seharusnya bisa memberitahu mana baik mana benar supaya anak belajar dengan benar? 😢 Dan ketika saya memberitahukan kepada petugas jaga mengenaik hal itu jawabannya “Memang gitu mbak gimana lagi.. biar anaknya tambah senang” hiks!!!

Saya juga bisa kok foto sama hewan, tapi gak gitu 😭

   
   
Ini adalah Ferrol. Kucing jantan saya yang sudah berumur 4tahun. Mukanya memang flat dan kelihatan unhappy.. tapi ini juga dia enggak menggeram atau nyakar atau menggigit kok diajak foto. Padahal dia memang bisa berlaku kasar jika kita kasar. 

Semoga untuk ke depannya sudah tidak ada lagi perilaku merugikan dan menyakiti hewan yang lemah. Semoga ke depannya kita lebih peka dan peduli.. bahwa hewan jugalah ciptaan Tuhan yang berhak hidup dengan setenang mungkin. 

🙏🙏 R.I.P lumba-lumba kecil dan burung merak dalam video phiral😇😇

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *